Banner
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik

Total Hits : 206882
Pengunjung : 65183
Hari ini : 21
Hits hari ini : 37
Member Online : 0
IP : 35.175.174.157
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

smkpgri_mejayan@yahoo.com    vandi.yulianto@gmail.com
Agenda
25 June 2019
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6

Berbudaya Melalui Pendidikan Karakter

Tanggal : 05/04/2017, 14:13:21, dibaca 206 kali.

Karakter merupakan intisari dari sebuah pendidikan. Pendidikan diniliai berhasil jika siswa memiliki karekter kuat dalam keseharian di rumah, sekolah, dan masyarakat. SMK Model PGRI 1 Mejayan berkomitmen membentuk karakter kuat bagi peserta didik. Dengan harapan siswa bukan hanya memiliki ilmu berkarakter yang baik namun juga memiliki karakter kuat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, akan tercipta rasa peduli pada ingkungan dan masyarakat.


Kegiatan Pendidikan Karakter merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan guna melatih kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab sebagai sarana pembentukan karakter kuat. Seluruh kelas satu diwajibkan mengikuti Pendidikan karakter selama empat hari penuh pada tanggal 3-6 Mei 2017 dengan bimbingan bapak-bapak 501 Madiun. Kegiatan dilaksanakan di Aula sekolah dan Lapangan Mejayan.



Sebagai contoh, kegiatan apel pagi rutin meruapakan bentuk pendidikan karakter bahwasanya semangat maksimal di pagi hari dapat berlanjut hingga akhir pelajaran. Kemudian, berjalan melewati jalur hijau yang telah disediakan sebagai bentuk kedisiplinan maupun cerminan dari sekolah industri. Budaya membuang sampah pada tempatnya menjadi hal pokok yang wajib dilakukan bagi setiap warga sekolah khususnya peserta dididik. Seperti yang dikatakan oleh Bapak Kepala SMK Model PGRI 1 Mejayan, “Kebiasaan akan berubah menjadi karakter, dan karakter akan berubah menjadi budaya. Maka, mari kita mulai dari kebiasaan yang baik sehingga dapat berubah menjadi budaya yang baik pula”.


Oleh karena itu, pendidikan karakter bagi peserta didik bukan semata-mata memberatkan namun bertujuan untuk menciptakan pribadi yang berkarakter kuat dan demi kebaikan bersama.


Salam Airlangga!!



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas