SMK Ponpes International Millenial Model PGRI 1 Mejayan kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat internasional. Hingga awal April 2026, tercatat sebanyak 227 alumni telah berhasil diberangkatkan ke luar negeri, khususnya ke Jepang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari beberapa tahun terakhir, dengan rincian pada tahun 2023 sebanyak 52 siswa, tahun 2024 meningkat menjadi 70 siswa, tahun 2025 sebanyak 53 siswa, dan tahun 2026 hingga awal April sebanyak 52 siswa. Pencapaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan sekolah dalam mengantarkan peserta didik menuju dunia kerja global secara prosedural dan berkualitas.
Keberhasilan ini sejalan dengan visi besar pendidikan vokasi di Indonesia, yaitu “SMK Mendunia Menuju Go Global” yang dicanangkan oleh pemerintah. SMK Ponpes International Millenial Model PGRI 1 Mejayan tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi siswa di dalam negeri, tetapi juga membuka akses luas terhadap peluang kerja internasional, khususnya melalui program penempatan ke Jepang. Negara tersebut menjadi salah satu tujuan utama karena kebutuhan tenaga kerja yang tinggi serta sistem kerja yang terstruktur dan profesional, sehingga memberikan pengalaman berharga bagi para alumni.

Dalam upaya memperluas dampak program ini, SMK Ponpes International Millenial Model PGRI 1 Mejayan juga aktif menjalin kolaborasi dengan lebih dari 20 SMK PGRI di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas akses dan pemerataan kesempatan bagi siswa SMK lain agar dapat mengikuti program penempatan kerja ke luar negeri. Tidak hanya itu, sekolah juga menghadirkan Japanese Center sebagai pusat pembelajaran bahasa dan budaya Jepang. Saat ini, lebih dari 50 siswa dari berbagai sekolah lain telah bergabung dan mengikuti pelatihan di pusat tersebut, dan jumlahnya terus bertambah setiap harinya.

Selain penguatan kompetensi bahasa dan budaya, SMK Ponpes International Millenial Model PGRI 1 Mejayan juga memberikan kemudahan dalam aspek administratif. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Imigrasi Madiun untuk menghadirkan layanan pembuatan paspor langsung di lingkungan sekolah. Hal ini tentu sangat membantu siswa dalam mempersiapkan dokumen keberangkatan secara lebih mudah, cepat, dan efisien, tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi.
Dengan berbagai program unggulan tersebut, SMK Ponpes International Millenial Model PGRI 1 Mejayan semakin menegaskan perannya sebagai sekolah vokasi yang tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional. Ke depan, sekolah ini menargetkan peningkatan jumlah penempatan ke luar negeri serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri, demi mewujudkan generasi muda Indonesia yang unggul, mandiri, dan berdaya saing global.
Buah Literasi, Skill Passport, dan Life Skill Education, Lulusan Ponpes SMK International Millenial Model PGRI 1 Mejayan Antarkan Siswa Kerja Jepang Madiun, 1 April 2026 —
Mejayan, 15 Desember 2025 — Menutup rangkaian perjalanan pendidikan sepanjang tahun 2025, Ponpes/SMK International Millennial Model PGRI 1 Mejayan mencatatkan capaian akhir t
Madiun, 12 Agustus 2025 — SSMK International Millennial Model PGRI 1 Mejayan kembali mengukir prestasi. Alfian Adi Putra, lulusan jurusan Teknik Pemesinan, resmi berangkat ke
Mejayan, 02 Agustus 2025 — SMK International Millennial Model PGRI 1 Mejayan kembali mencetak prestasi. Firiski Tri Nugroho, siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan, diberang
Mejayan, 16 Januari 2025 - SMK PGRI 1 Mejayan terus berinovasi dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan, khususnya di sektor pertanian.
Madiun,10/11/24 – Dalam upaya mencetak generasi muda yang siap bersaing di kancah internasional, SMK Internasional Millenial Model PGRI 1 Mejayan terus berinovasi. Salah satu
Diklat PMI: Upaya Memotong Ranting Kemiskinan Studi Praktis di SMK Internasional Millenial Model PGRI 1 Mejayan Madiun,30/07/2025 – Sejak tahun 2020, SMK Internasional Mil